Kamis, 22 Maret 2012

5 Motor Berdesain Buruk yang Pernah Dibuat

VIVAnews - Setiap sepeda motor dibuat dengan tujuan membantu seseorang untuk bertransportasi mudah dan efisen. Untuk lebih menambah nilai jual dari setiap motor, para produsen berlomba-lomba menciptakan teknologi serta tampilan yang menarik di setiap produknya.

Namun, tidak semua yang dihasilkan oleh pabrikan otomotif roda dua mendapatkan respon positif di pasar. Terkadang ide-ide ceroboh yang mereka kembangkan malah membuat motor menjadi tidak laku
di pasaran, dan lebih buruk lagi ditertawakan oleh konsumen.

Dilansir Automotto, Rabu 21 Maret 2012, berikut ini adalah beberapa contoh sepeda motor yang memiliki desain paling buruk yang pernah diciptakan oleh produsen motor.

1. Suzuki B-King

Memiliki ban yang besar, knalpot gantung, lalu ditambah dengan kepala yang menyusut. Inilah tampilan dari Suzuki B-King, yang diperkenalkan sebagai konsep sepeda motor di tahun 2001.

Meski memiliki teknologi yang impressif, Suzuki B-King kelihatan jelek. Lebih menyedihkannya lagi, motor pabrikan Jepang ini memiliki tangki bensin yang lebih besar dari bodinya.

2. Morbidelli v8

Motor yang didesain oleh perancang mobil Ferrari serta Alfa Romeo memiliki model yang aneh. Motor bermesin V8 keluaran tahun 1994 ini menjadi bahan tertawaan konsumen.



3. KTM 690
KTM 690 memang motor offroad unggulan dari KTM ketika mengikuti berbagai macam balapan, termasuk reli Paris-Dakkar.

Tetapi jika kita membicarakan tentang desainnya, motor ini tak akan diijinkan mengikuti kontes "kecantikan". Performanya tidak sebanding dengan tampilan desainnya yang sangat kaku dan tidak menjual.

4. BMW K1

Anda pasti berpikir bagaimana mungkin pabrikan otomotif terkenal seperti BMW membuat desain yang salah. Motor yang satu ini membuktikan bahwa nama besar tak berarti selalu membuat terobosan yang bagus.

Bahkan, motor ini lebih terlihat seperti batu bata. Para perancangnya lebih berkonsentrasi pada aerodinamika dan sangat terobsesi dengan hal itu. Tetapi mereka lupa bahwa tampilan yang bagus akan mempengaruhi penilaian konsumen.

5. BSA Rocket 3

Ini benar-benar yang paling buruk dan lebih menyedihkan lagi motor ini mendapatkan julukan "The Ugly Ducking" dari keluarga BSA.

Rocket 3 ini lebih jelek diantara motor-motor jenis Triumph Rocket 3 yang pernah ada. Meski tampilannya buruk, motor ini merupakan superbike modern pertama yang diluncurkan pada tahun 1968.

Motor ini juga menjadi produk terakhir yang diproduksi oleh Triumph Engineering, setelah BSA mengalami masalah keuangan.

Ini Penyebab Angin Kencang di Indonesia

VIVAnews - Angin kencang menjadi masalah serius di sejumlah wilayah Indonesia. Di Kalimantan Selatan misalnya, angin puting beliung yang disertai gelombang pasang menerjang 86 desa di enam kabupaten. Akibatnya, puluhan rumah rusak, lima orang hilang, dan 3.000 orang pun menderita akibat terjangan angin.

Selain di Kalimantan Selatan, angin kencang juga diprediksi akan menerjang wilayah Jakarta. Setidaknya dalam tiga hari sejak kemarin, angin kencang masih akan terjadi, yang juga berpotensi disertai hujan deras disertai petir.

Kepala Sub Bidang Informasi Publik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Harry Tirto Djatmiko, mengatakan angin kencang terjadi akibat badai tropis yang mengakibatkan tekanan rendah, atau adanya awan cumulonimbus.

"Awan cumulonimbus (awan hitam menjulang tinggi) dapat menimbulkan hujan lebat dan angin kencang. Biasanya sebelum terjadi hujan lebat didahului angin kencang. Angin kencang pada awan tersebut kecepatan dapat mencapai 35-50 Km per jam," kata Harry, 20 Maret 2012.

Di wilayah yang dilewati badai tropis, Harry menjelaskan, angin bisa mencapai 120 km per jam. Walau Indonesia tidak dilewati badai tropis, namun dampak angin kencang masih bisa terjadi.

Harry menjelaskan, angin kencang akibat dampak badai tropis dapat mencapai 70 Km per jam, terutama di daerah yang berdekatan dengan lintasan badai tropis. "Misalnya Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur," ucapnya.

Saat ini, Harry menjelaskan, dampak angin sedikit mulai berkurang. Ini disebabkan, "badai tropis Lua yang berada di barat laut Australia sudah punah".

Sebelumnya, angin kencang disebabkan karena adanya komponen awan yang memanjang di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera, Jawa, Bali, hingga Laut Arafuru.

"Itu akibat adanya bibit badai di Teluk Carpentaria," kata Harry.

Kondisi ini berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang seperti yang terjadi kemarin. "Keadaan demikian terutama terjadi di daerah Katulistiwa dan selatan Katulistiwa Indonesia," ucapnya.

Buruh Paling Terkena Dampak Kenaikan BBM

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Salah seorang anggota komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan menyatakan, demo buruh sepanjang hari kemarin di berbagai kota Indonesia menggambarkan potret keprihatinan proses pembuatan kebijakan publik yang mengesampingkan banyak aspek. Dewi menyayangkan sikap pemerintah, yang tak sensitif atas gelombang aksi demo penolakan kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Seakan, katanya, buruh disuruh mencari sendiri solusi atas naiknya harga BBM. Demikian pula pengusaha, diminta untuk menyelesaikan sendiri naiknya biaya produksi dalam industri. "Siapapun bisa kalau hanya membuat kebijakan menaikkan harga BBM," katanya, Kamis (22/3/2012).
Pemerintah dianggap tidak berpikir sistem dalam membuat kebijakan. Seharusnya, dilihat berbagai aspek secara terpisah dan mendalam dalam analisis antar policy dan manajemen, meskipun keduanya berkait. Persoalan policy mulai dari Undang Undang sektor industri dan ketenagakerjaan harus dibedah.
Menurutnya, buruh adalah kalangan terbesar prosentasenya yang menerima akibat buruk dari kebijakan kenaikan harga BBM. Persoalan manajemen pada ekonomi biaya tinggi birokrasi yang menyebabkan margin profit rendah juga harus dikaji. Praktek bad governance dalam birokrasi mengakibatkan ekonomi biaya tinggi dalam birokrasi usaha.
Persoalan ketidakpastian prosedur, biaya dan waktu hingga fragmentasi proses bisnis antar daerah, antara pusat dan daerah, menimbulkan ongkos produksi yang tidak perlu. Termasuk, menambah variabel cost pengusaha, yang sebenarnya bisa dipergunakan untuk menambah upah buruh.
"Apapun kebijakan yang digulirkan pemerintah harusnya intens melibatkan tidak saja pemerintah, tapi juga parlemen. Wakil rakyat harus benar-benar bisa menjaga amanah dan terus menerus memperjuangkan hak rakyat sesuai dengan hak-haknya yang dilindungi dalam konstitusi. Semua aspek harus dihitung cost dan benefitnya bagi rakyat dan seluruh komponen perekonomian negara," Dewi mengingatkan.